Apa Sebab Saya Ngeblog?

Hal yang paling menyedihkan bagi setiap orang, menurut saya, adalah, kehilangan. Kehilangan sangat sulit untuk dilupakan. Bahkan, dengan kehilangan, ada orang yang sampai rela mati atau bisa menjadi orang tidak waras. Ya tergantung apa yang hilang. Begitu.

Sebab musabab kenapa saya ngeblog adalah sebuah kehilangan jua. Data notebook saya, yang isinya karya tulis saya, hilang. Sebab kehilangan itu, rasa sakit terus terparti dalam hati. Membuat saya dongkol dan serasa ingin meledak meratapi keadaan ini. Saya kehilangan karya saya. Di sana banyak karya yang sengaja tidak saya publikasikan. Sebab juga nih ya, jika dipublikasikan, pihak penerbit terkadang enggan menerbitkan karya saya itu.

Karya saya sebagian besar adalah tulisan. Ada novel yang hampir selesai, kumpulan cerpen yang saya banggakan, dan masih banyak lagi data penting yang hilang di notebook saya. Alangkah sakitnya kehilangan. Bagi saya, saya senang ketika melahirkan sebuah karya, mbok manusia hakekatnya diciptakan untuk berkarya, bukan?

Nah, maka dari itu, saya tidak mau larut-larut dalam kesedihan akan kehilangan. Rasanya sakit sekali jika mengingatnya memang. Namun, dengan cara saya ngeblog, itu bisa membuat saya agak lega. Di mana karya saya menempel di internet, dan suatu saat bisa saya baca dengan mudahnya atau terlebih lagi bermanfaat bagi khalayak umum.

Sebenarnya saya sudah mulai ngeblog sejak lama, tepatnya tahun 2014 silam *emang udah termasuk lama yah!*. Namun hanya karya yang kiranya untuk lomba, curhatan dan beberapa artikel edukasi-lah yang saya publikasikan di sana. Saya sadar betul akan sifat penerbit. Jelas penerbit tidak mau menerbitkan karya yang sudah dibaca banyak orang. Ya kan minat pembeli (jika karya kita terbit), akan turun. Maksudnya, karya kita sudah dahulu ada sebelum lahir (dari penerbit) dan ini tidak diinginkan oleh penerbit. Begitulah.

Namun saya sudah mengubur dalam-dalam untuk menerbitkan buku dalam waktu singkat ini. Saya ingin menulis lepas di blog, selepas-mungkin, sampai lautan terpenuhi oleh air *abaikan*.
Belakangan, saya menemui forum blog yang anggotanya (member) yang cukup banyak. Forum blog itu bernama Warung Blogger. Di sana kita bisa Blogwalking, ya, di mana kita saling mampir sesama member lalu memberikan komentar akan post-an kita di blog. Di sisi lain, itu bisa menambah teman kita juga, ilmu juga, dan trafic (pengunjung) blog akan ikutan naik.

Belum lama ini saya berkelana di internet mencari seluk-beluk blogger sebenarnya. Saya tercengang ketika mampir di sebuah blog yang menuliskan mengenai survei-nya. Nah, di sana dikatakan bahwa hampir 70% blogger, membuat blog untuk mencari uang tambahan bahkan pekerjaan pokok, ya, bekerja di depan monitor dan mengoprasikan blognya sedemikian rupa.

Sontak saya tertarik jua untuk ikutan dalam 70% blogger itu. Bukan karena saya mata duitan? Lebih tepatnya adalah mencoba jiwa enterpener' atau kewirausahaan saya. Kendalanya adalah, trafic blog-nya, yang harus dipunyai oleh blogger yang bisa menghasilkan uang, rata-ratanya harus 10.000 per-bulan. Nah, sedangkan trafic blog saya baru sampai 3-ribuan. Belum lama ini, saya mendapatkan ide cemerlang, caelah, di mana ide itu adalah saya akan membuat iklan mengenai dagangan Abang dan Paman saya. Mbok ya ada orang yang nyasar di blog saya karena apa yang dia cari tertulis di blog saya, lalu dia membutuhkan apa yang ada di Abang dan Paman saya, selepas itu dia klik itu iklan yang saya buat. Setidaknya itu usaha saya untuk membantu beban orang yang dekat sama saya walau jarang jumpa di kosan, ckckckc.

Intinya adalah, nge-blog membuat saya melepas urat nadi kesengsaraan. Semua hanyut dalam tulisan dan menempel di internet. Harapan lain, semoga apa yang saya posting di blog ada manfaatnya sebab, manusia yang baik, menurut ajaran agama, adalah manusia yang bermanfaat sesama manusia, begitu kiranya.***

Afsokhi Abdullah
23 Februari 2015
Comments
1 Comments

1 komentar:

Menarik, mungkin saya juga bisa ikutan coba :p

Reply

Posting Komentar